Sunday, 16 December 2012

Kumpulan Pidato Pekan Muharram 2013


MEMETIK HIKMAH DARI PERISTIWA HIJRAH
ﺍﻋﻭﺫﺒﺎﷲﻣﻥﺍﻟﺸﻳﻃﺎﻥﺍﻟﺮﺠﻳﻡ
ﺒﺴﻡﺍﷲﺍﻟﺮﺤﻣﻥﺍﻟﺮﺤﻳﻡ
ﺍﻟﺤﻣﺪﷲ ﻭﺤﺪﻩﻻﺷﺮﻳﻚﻟﻪ. ﻭﺍﻟﺼﻼﺓﻭﺍﻟﺴﻼﻡﻋﻟﻰﻣﻥﻻﻨﺒﻲﺒﻌﺪﻩ.
ﻭﻋﻟﻰﺍﻟﻪﻭﺍﺼﺤﺎﺒﻪﻫﺪﺍﺓﺍﻻﻣﻪ.ﻭﻣﻥﺗﺒﻌﻬﻡﺍﻟﻰﻳﻭﻡﺍﻟﻗﻳﺎﻣﻪ. ﺍﻣﺎﺒﻌﺪ
            Mengawali jumpa kita kali ini, marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Allah swt. Tuhan semesta alam, sebab berkat rahmat, anugerah dan petunjuk-Nya pada saat ini, kita dapat bertemu muka dan berkumpul di tempat ini tanpa ada suatu halangan apapun. Shalawat dan salam, semoga senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad saw. yang telah mengeluarkan manusia dari gelap gulita kekafiran menuju kepada cahaya kebenaran, yaitu agama Islam.


            Bapak, Ibu, saudara-saudari sekalian yang saya muliakan.
Baiklah dalam kesempatan ini, saya akan membawakan sebuah pidato yang  bejudul  ” MEMETIK HIKMAH DARI PERISTIWA HIJRAH
Ketika kita memperhatikan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkenaan dengan hijrah selalu dirangkai dengan pernyataan iman dan jihad. Sebagaimana firman Allah swt. berikut ini :
ﺍﻟﺫﻳﻥﺍﻣﻨﻭﺍﻭﻫﺎﺠﺮﻭﺍﻭﺠﺎﻫﺪﻭﺍﻓﻰﺴﺒﻳﻝﺍﷲﺒﺎﻣﻭﺍﻟﻬﻡﻭﺍﻨﻓﺴﻬﻡﺍﻋﻅﻢﺪﺮﺠﺔﻋﻨﺪﺍﷲﻭﺍﻭﻟﺌﻚﻫﻡﺍﻟﻓﺎﺌﺯﻭﻥ
Artinya :
” Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah dan itulah orang-orang  yang mendapat kemenangan ”.  (QS. At-Taubah : 20 – 21)
            Dari ayat tersebut kiranya dapatlah kita pahami bahwa sikap hijrah haruslah didasarkan pada keimanan dan motivasi jihad, semangat perjuangan yang didasarkan keyakinan kepada Allah untuk mendapatkan rahmat dan keridhaan-Nya.
            Rasulullah saw. dan para sahabat dalam menjalankan hijrah tidak saja mengorbankan harta benda, cucuran keringat, tetapi jiwa dan ragapun menjadi dipertaruhkan. Bahkan ketika mereka menghadapi saat-saat yang penting dan membahayakan yang sangat boleh jadi mengancam keselamatan jiwanya.
            Tetapi karena hijrah sebagai bentuk jihat atau perjuangan yang didasarkan pada keimanan. Sehingga walau bagaimanapun pahit getirnya penderitaan yang menimpa mereka, berpisah meninggalkan kampung halaman dan harta benda yang bertahun-tahun mereka miliki turun-temurun, meninggalkan sanak keluarga yang dicintainya, menempuh perjalanan gurun pasir yang cukup jauh dan melelahkan, mereka dapat melakukan dengan ringan penuh keyakinan akan pertolongan Allah swt.

            Bapak-bapak, Ibu-ibu, saudara-saudari sekalian yang berbahagia !
            Dalam konteks kekinian di era global dimana arus budaya skuler begitu derasnya membobol tanggul-tanggul peradapan kita yang elok. Berhala-berhala modern ada di mana-mana, kemaksiatan merajalela, kemungkaran menggila-gila, yang oleh sebagian orang dinyatakan sebagai jahiliyah kedua ( jahiliyah modern), maka pelajaran penting yang harus dipetik dari  peristiwa hijrah dan diterapkan dalam kehidupan kita ini ialah hijrah yang bersifat mental dan hati nurani (hijrah qalbiyah).
            Bapak-bapak, Ibu-ibu, Rekan-rekan  sekalian yang tercinta !
            Secara garis besar perjalanan dan hikmah yang dapat kita petik dari peristiwa hijrah itu adalah :
            Pertama : Kita harus memiliki keteguhan hati dan kesabaran didalam memperjuangkan  cita-cita luhur, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah saw. walaupun kesulitan terus menghadang, tekanan dan intimidasi selalu menimpa, kaum muslimin terus tetap tegak berdiri dalam memperjuangkan dan menegakkan kometmen keimanannya.  
            Kedua : Kesediaan berkorban, karena setiap perjuangan tentu membutuhkan pengorbanan. Demi tetap tegaknya agama Allah, kita harus berani berkorban, mungkin dengan mengorbankan kesenangan diri, korban perasaan, harta benda bahkan terkadang sampai pengorbanan nyawa.  
            Ketiga : Rasa optimisme memandang ke depan yang lebih baik akan tegaknya kebenaran. Perjuangan tidak boleh surut mundur ke belakang, cita-cita mulia harus tetap ditegakkan tanpa mengenal putus asa, karena memang Islam dirancang Tuhan sebagai agama yang luhur dan pada akhirnya kebenaran agama Allah-lah yang akan menang dan kebatilan akan binasa.    
            Bapak-bapak, Ibu-ibu, saudara-saudari sekalian yang terhormat !
            Mengakhiri pidato saya kali ini, marilah kita berdo’a semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia serta petunjuk-Nya kepada kita, sehingga kita mampu mengisi hidup ini dengan nilai-nilai perjuangan demi izzul Islam wal muslimin. Demikianlah yang dapat saya sampaikan, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf atas keasalahan dan kurang lebihnya.
ﻫﺪﺍﻨﺎﺍﷲﻭﺍﻳﺎﻜﻡﺍﺠﻣﻌﻳﻥ
ﻭﺍﻟﺴﻼﻡﻋﻟﻳﻜﻡﻭﺮﺤﻣﺔﺍﷲﻭﺒﺮﻜﺎﺗﻪ
                                             


















































PENTINGNYA SEMANGAT PERSATUAN
DI KALANGAN PEMUDA

ﺍﻋﻭﺫﺒﺎﷲﻣﻥﺍﻟﺸﻳﻃﺎﻥﺍﻟﺮﺠﻳﻡ
ﺒﺴﻡﺍﷲﺍﻟﺮﺤﻣﻥﺍﻟﺮﺤﻳﻡ
ﺍﻟﺤﻣﺪﷲ ﺮﺐﺍﻟﻌﺎﻟﻣﻳﻥ. ﻭﺍﻟﺼﻼﺓﻭﺍﻟﺴﻼﻡﻋﻟﻰﺍﺸﺮﻒﺍﻻﻨﺒﻳﺎءﻭﺍﻟﻣﺮﺴﻟﻳﻥ.
ﻭﻋﻟﻰﺍﻟﻪﻭﺍﺼﺤﺎﺒﻪﺍﺠﻣﻌﻳﻥ. ﺍﻣﺎﺒﻌﺪ

1.       Yang Ulun hormati Bapak Kepala Sekolah MIN Pembantanan atau yg mewakili
2.       Yang Ulun hormati Bapak-bapak, Ibu Guru pembina mukhadarah MIN Pembantanan
3.       Dan yang berbahagia Teman-temanku sekalian dari kelas  yang tercinta

Puji syukur kehadhirat Allah swt., kiranya dapatlah kembali kita panjatkan dengan setulus hati  atas segala curahan rahmat, karunia dan anugerah-Nya, kita biasa bertemu dan bershilaturrahmi di tempat ini. Rangkaian shalawat dan salam kesejahteraan untuk Nabi Muhammad saw. , pembawa misi kemanusiaan, beserta segenap keluarga dan sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti petunjuknya sampai hari kiamat.
            Bapak, Ibu, teman - teman sekalian yang saya muliakan.
Baiklah dalam kesempatan ini, saya akan membawakan sebuah pidato yang  bejudul :   
PENTINGNYA SEMANGAT PERSATUAN DI KALANGAN PEMUDA
            Dalam sekala kecil kita dapat melihat betapa pentingnya persatuan itu, baik di lingkungan sekolah, di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan suatu bangsa atau negara.
Adanya semangat persatuan akan melahirkan kekokohan dan kekompakan, sebagaimana pepatah Arab mengatakan :  Persatuan adalah asasnya"  ﺍﻻﺗﺤﺎﺪﺍﺴﺎﺲﺍﻟﻨﺠﺎﺡ
kemenangan ”.
            Bapak, Ibu serta Teman-temanku sekalian sebangsa dan setanah air !
Tahukah kalian, bagaimana bangsa kita ini merdeka . . . ? Apa modal utama untuk meraih kemenangan itu ? Ternyata hanya jiwa persatuanlah yang mereka tanamkan pada diri mereka masing-masing sehingga tercapailah kemerdekaan yang sampai saat ini masih sama-sama kita rasakan.
Dan kita sebagai pemuda apakah sudah siap untuk melanjutkan perjuangan bangsa ini ? Kerena hanya di tangan pemudalah maju dan mundurnya suatu bangsa atau negara.      ﺴﺐ ﺍﻟﻳﻭﻡ ﺮﺠﺎﻞ ﺍﻟﻣﺴﺗﻘﺒﺎﻞ " " ( Pemuda sekarang adalah Penerus di masa yang akan datang ), bukan pemuda sekarang perusak di masa yang akan datang. Hal semacam ini yang paling kita takutkan.
Dengan pesatnya teknologi di zaman sekarang, banyak para pemuda beranggapan, bahwa kalau pemudanya suka mabuk-mabukan di pinggir jalan, suka keluyuran di tengah malam, itu katanya pemuda yang modern alias keren.
Dan yang paling . . . Masya Allah . . . !!! Mereka juga mengatakan kalau pemudanya tidak mau diajak mabuk-mabukan, kalau kemana-mana selalu memakai peci, yang putrinya selalu pakai jilbab, itu katanya pemuda yang ketinggalan zaman, lebih baik ketinggalan zaman  dari pada ketinggalan iman ?  BETUL APA BETUL?  
Rekan-rekanku sekalian yang seiman dan seagama !
Jadi, kita sebagai pemuda haruslah benar-benar bisa memilih dan memilah antara yang baik dengan yang buruk, agar bermanfaat terutama bagi diri kita sendiri maupun bagi bangsa dan negara yang kita cintai, ”TO DAY IS YOUNG, TOMORROW  WILL BE A LEADER ” (Sekarang Pemuda Besok Akan Jadi Pemimpin). Pernyataan ini mendorong kita untuk memperhatikan betapa pentingnya peran pemuda di masa sekarang demi untuk masa depan.
Pemuda dianggap melambangkan semangat yang tidak pernah redup.  
Pemuda dianggap melambangkan keberanian yang tidak pernah luntur.  
Pemuda dianggap melambangkan kekuatan yang tidak pernah hancur.   
Karena alasan inilah, Peresiden pertama kita Ir. Soekarno, suatu ketika pernah berkata :    
 ” BERIKAN KEPADAKU 10 PEMUDA AKAN KUGUNCANGKAN DUNIA ”. 
            Bapak, Ibu,  Teman-temanku sekalian yang terhormat !
Mengakhiri pidato saya ini. Akhirnya kita kembali berharap, semoga kita atau para pemuda di masa kini dan akan datang benar-benar lebih banyak bisa diandalkan untuk melanjutkan perjuangan menegakkan agama Allah, dan juga untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini. Bukan sebaliknya. Amiin !!!
Demikianlah yang dapat saya sampaikan, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf atas kesalahan dan kurang lebihnya.

ﻫﺪﺍﻨﺎﺍﷲ ﻭﺍﻳﺎﻜﻡﺍﺠﻣﻌﻳﻥ
ﻭﺍﻟﺴﻼﻡﻋﻟﻳﻜﻡﻭﺮﺤﻣﺔﺍﷲﻭﺒﺮﻜﺎﺗﻪ
                                             




     













ﺃﻠﺴﻼﻢﻋﻠﻳﻜﻢﻮﺭﺤﻤﺔﷲﻮﺒﺭﻜﺎﺘﻪ
ﺍﻋﻭﺫﺒﷲﻣﻥﺍﻟﺸﻳﻃﺎﻥﺍﻟﺮﺠﻳﻡ. ﺒﺴﻡﺍﷲﺍﻟﺮﺤﻣﻥﺍﻟﺮﺤﻳﻡ
ﺍﻟﺤﻣﺪﷲ ﺮﺐﺍﻟﻌﺎﻟﻣﻳﻥ. ﻭﺍﻟﺼﻼﺓﻭﺍﻟﺴﻼﻡﻋﻟﻰﺍﺸﺮﻒﺍﻻﻨﺒﻳﺎءﻭﺍﻟﻣﺮﺴﻟﻳﻥ.ﺴﻳﺪﻨﺎﻮﻤﻮﻻﻨﺎﻤﺤﻤﺪ
ﻭﻋﻟﻰﺍﻟﻪﻭﺍﻟﺼﺤﺒﻪﺍﺠﻣﻌﻳﻥ. ﺍﻣﺎﺒﻌﺪ
4.       Yang Ulun hormati Bapak Kepala Sekolah MIN Pembantanan
5.       Yang Ulun hormati Bapak-bapak, Ibu Guru serta Karyawan MIN Pembantanan
6.       Yang Ulun hormati Bapak-bapak, Ibu-ibu tokoh masyarakat sekalian
7.       Yang Ulun hormati Bapak-bapak, Ibu-ibu, Wali murid serta saudara-saudari sekalian yang berhadir pada kesempatan ini.
8.       Teman-temanku sekalian dari kelas 1 sampai kelas 6 yang tercinta.
      Pada kesempatan ini,  perkenankanlah kami mengucapkan puji syukur alhamdulillah kehadirat Allah swt, yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat. Tidak lupa, semoga limpahan rahmat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita Rasul terakhir Muhammmad saw. yang selalu kita nantikan syafaatnya besok di hari akhir.
      Bapak Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru yang kami hormati, serta teman-teman yang kami cintai.
      Atas nama teman-teman kelas enam, perkenankanlah kami menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru. Selama enam tahun kita berkumpul di sekolah yang kita cintai. Kami menyadari selama ini telah banyak dibimbing, diarahkan dan diasuh. Kami diberi  berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan, serta penanaman budi pekerti yang luhur. Kami dapat lulus dengan prestasi yang menggembirakan. Semua yang kami dapatkan akan kami jadikan bekal untuk menempuh pendidikan lebih tinggi. Kami gunakan untuk menghadapi kehidupan sekarang dan masa mendatang.  Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Kepala Sekolah serta Bapak dan Ibu sekalian.
      Bapak dan Ibu Guru yang kami hormati.
       Kami tidak dapat memberikan sesuatu untuk membalas budi baik Bapak dan Ibu Guru sekalian. Kami hanya bisa mendoakan semoga Bapak dan Ibu Guru panjang umur dan selalu diridhai Allah. Semoga budi baik Bapak dan Ibu Guru dalam mendidik kami yang penuh dengan kesabaran dan kasih sayang dicatat sebagai amal ibadah. Semoga Allah swt. Membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda. Allahumma amin!
      Bapak dan Ibu Guru yang kami hormati.
      Selama enam tahun, kami menyadari, mungkin banyak perilaku kami yang kurang berkenan di hati Bapak Ibu Guru sekalian. Kami banyak melakukan kesalahan, kekhilafan, atau dosa, baik yang kami sengaja maupun tidak. Untuk itu, atas nama teman-teman, kami mohon maaf yang seikhlas-ikhlasnya.
     Kami berpesan kepada adik-adik kelas 6 yang baru, dan yang lainnya, belajarlah dengan sungguh-sungguh. Hanya dengan belajar yang tekun dan teratur, kalian akan dapat mencapai sukses. Dapat meraih cita-cita yang kalian idam-idamkan. Patuhilah nasehat Bapak dan Ibu guru. Taatilah tata tertib sekolah. Peliharalah kesatuan dan kerukunan sesama teman, agar kalian dapat belajar dengan tenang dan senang.

      Bapak Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Guru, serta teman-teman sekalian yang kami cintai.
      Demikianlah sambutan  kami. Akhirnya kami mohon pamit dan mohon doa restu. Semoga sekolah kita tetap jaya.  

Sekian dan terima kasih.

ﺒﷲﺍﻠﺘﻮﻓﻖﻮﺍﻠﻬﺪﺍﻳﺔ
ﻮﺍﻠﺴﻼﻢﻋﻠﻳﻜﻢﻮﺭﺤﻤﺔﷲﻮﺒﺭﻜﺎﺘﻪ













 SEMANGAT PERSATUAN
DI KALANGAN PEMUDA
ﺍﻋﻭﺫﺒﺎﷲﻣﻥﺍﻟﺸﻳﻃﺎﻥﺍﻟﺮﺠﻳﻡ
ﺒﺴﻡﺍﷲﺍﻟﺮﺤﻣﻥﺍﻟﺮﺤﻳﻡ
ﺍﻟﺤﻣﺪﷲ ﺮﺐﺍﻟﻌﺎﻟﻣﻳﻥ. ﻭﺍﻟﺼﻼﺓﻭﺍﻟﺴﻼﻡﻋﻟﻰﺍﺸﺮﻒﺍﻻﻨﺒﻳﺎءﻭﺍﻟﻣﺮﺴﻟﻳﻥ.
ﻭﻋﻟﻰﺍﻟﻪﻭﺍﺼﺤﺎﺒﻪﺍﺠﻣﻌﻳﻥ. ﺍﻣﺎﺒﻌﺪ
Puji syukur kehadhirat Allah swt., kiranya dapatlah kembali kita panjatkan dengan setulus hati  atas segala curahan rahmat, karunia dan anugerah-Nya, kita biasa bertemu dan bershilaturrahmi di tempat ini. Rangkaian shalawat dan salam kesejahteraan untuk Nabi Muhammad saw. , pembawa misi kemanusiaan, beserta segenap keluarga dan sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti petunjuknya sampai hari kiamat.
            Bapak, Ibu, Saudara-saudari sekalian yang saya muliakan.
Baiklah dalam kesempatan ini, saya akan membawakan sebuah pidato yang  bejudul :    
PENTINGNYA SEMANGAT PERSATUAN DI KALANGAN PEMUDA
            Dalam sekala kecil kita dapat melihat betapa pentingnya persatuan itu, baik di lingkungan sekolah, di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan suatu bangsa atau negara.
Adanya semangat persatuan akan melahirkan kekokohan dan kekompakan, sebagaimana pepatah Arab mengatakan :  Persatuan adalah asasnya"  ﺍﻻﺗﺤﺎﺪﺍﺴﺎﺲﺍﻟﻨﺠﺎﺡ
kemenangan ”.
            Bapak, Ibu serta Teman-temanku sekalian sebangsa dan setanah air !
Tahukah kalian, bagaimana bangsa kita ini merdeka . . . ? Apa modal utama untuk meraih kemenangan itu ? Ternyata hanya jiwa persatuanlah yang mereka tanamkan pada diri mereka masing-masing sehingga tercapailah kemerdekaan yang sampai saat ini masih sama-sama kita rasakan.
Dan kita sebagai pemuda apakah sudah siap untuk melanjutkan perjuangan bangsa ini ? Kerena hanya di tangan pemudalah maju dan mundurnya suatu bangsa atau negara.      ﺴﺐ ﺍﻟﻳﻭﻡ ﺮﺠﺎﻞ ﺍﻟﻣﺴﺗﻘﺒﺎﻞ " " ( Pemuda sekarang adalah Penerus di masa yang akan datang ), bukan pemuda sekarang perusak di masa yang akan datang. Hal semacam ini yang paling kita takutkan.
Dengan pesatnya teknologi di zaman sekarang, banyak para pemuda beranggapan, bahwa kalau pemudanya suka mabuk-mabukan di pinggir jalan, suka keluyuran di tengah malam, itu katanya pemuda yang modern alias keren.
Dan yang paling . . . Masya Allah . . . !!! Mereka juga mengatakan kalau pemudanya tidak mau diajak mabuk-mabukan, kalau kemana-mana selalu memakai peci, yang putrinya selalu pakai jilbab, itu katanya pemuda yang ketinggalan zaman, lebih baik ketinggalan zaman  dari pada ketinggalan iman ?  BETUL APA TIDAK  ? 

Rekan-rekanku sekalian yang seiman dan seagama !
Jadi, kita sebagai pemuda haruslah benar-benar bisa memilih dan memilah antara yang baik dengan yang buruk, agar bermanfaat terutama bagi diri kita sendiri maupun bagi bangsa dan negara yang kita cintai, ”TO DAY IS YOUNG, TOMORROW  WILL BE A LEADER ” (Sekarang Pemuda Besok Akan Jadi Pemimpin). Pernyataan ini mendorong kita untuk memperhatikan betapa pentingnya peran pemuda di masa sekarang demi untuk masa depan.
Pemuda dianggap melambangkan semangat yang tidak pernah redup. 
Pemuda dianggap melambangkan keberanian yang tidak pernah luntur. 
Pemuda dianggap melambangkan kekuatan yang tidak pernah hancur.  
Karena alasan inilah, Peresiden pertama kita Ir. Soekarno, suatu ketika pernah berkata :   
 ” BERIKAN KEPADAKU 10 PEMUDA AKAN KUGUNCANGKAN DUNIA ”. 

            Bapak, Ibu, Hadirin, Teman-temanku sekalian yang terhormat !
Mengakhiri pidato saya ini. Akhirnya kita kembali berharap, semoga kita atau para pemuda di masa kini dan akan datang benar-benar lebih banyak bisa diandalkan untuk melanjutkan perjuangan menegakkan agama Allah, dan juga untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini. Bukan sebaliknya. Aamiin !!!

Demikianlah yang dapat saya sampaikan, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf atas kesalahan dan kurang lebihnya.

ﻫﺪﺍﻨﺎﺍﷲﻭﺍﻳﺎﻜﻡﺍﺠﻣﻌﻳﻥ
ﻭﺍﻟﺴﻼﻡﻋﻟﻳﻜﻡﻭﺮﺤﻣﺔﺍﷲﻭﺒﺮﻜﺎﺗﻪ
      

                                     



                                             
                            
CINTA KEPADA ALLAH DAN RASULNYA

 ﺃﻠﺴﻼﻢﻋﻠﻳﻜﻢﻮﺭﺤﻤﺔﺍﷲﻮﺒﺭﻜﺎﺘﻪ

ﺍﻋﻭﺫ ﺒﺎﷲ ﻣﻥﺍﻟﺸﻳﻃﺎﻥ ﺍﻟﺮﺠﻳﻡ. ﺒﺴﻡ ﺍﷲ ﺍﻟﺮﺤﻣﻥ ﺍﻟﺮﺤﻳﻡ


ﺍﻟﺤﻣﺪﷲ ﺮﺐﺍﻟﻌﺎﻟﻣﻳﻥ. ﻭﺍﻟﺼﻼﺓﻭﺍﻟﺴﻼﻡﻋﻟﻰﺍﺸﺮﻒﺍﻻﻨﺒﻳﺎءﻭﺍﻟﻣﺮﺴﻟﻳﻥ.
ﺴﻳﺪﻨﺎﻮﻤﻮﻻﻨﺎﻤﺤﻤﺪ ﻭﻋﻟﻰﺍﻟﻪﻭﺼﺤﺒﻪﺍﺠﻣﻌﻳﻥ. ﺍﻣﺎﺒﻌد

Yang sama-sama kita hormati, dan kita muliakan segenap Bapa Dewan Yuri dan Panitia Pekan Muharram 1433 H.
Yang saya sayangi dan saya cintai teman-temanku yang berbahagia.

Fuji dan syukur senantiasa terucap kepada Allah SWT. Tuhan pemilik alam semesta ini.

Shalawat serta salam selalu tercurah dan tersanjung keharibaan junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Beserta keluarga, sahabat dan orang yang mengikuti jejak langkah beliau sampai akhir zaman nanti.

Hadirin sekalian, Rahimakumullah !

Adapun pidato yang akan saya sampaikan berjudul:

”CINTA KEPADA ALLAH dan RASULNYA”

Manusia hidup di muka bumi diperintahkan oleh Allah Untuk mencintai Allah dan Rasulnya. Kalau cinta kepada Allah dan Rasulnya, tentu cinta tersebut akan abadi selama-lamanya, tapi kalu kita cinta kepada manusia tidak tertuju kepada Allah dan Rasulnya, maka cinta tersebut bisa punah, hancur dan musnah serta binasa selama-lamanya. Betul apa tidak .... ?

            Bapak, Ibu, Saudara-saudari sekalian yang saya muliakan!

Agama Islam mengajarkan kepada umatnya, supaya betul-betul mencintai Allah dan Rasulnya. Sebab cinta yang utama itu hanya ditujukan kepada Allah dan Rasulnya bukan kepada sang kekasih tercinta. Sering orang sangat mencintai kekasihnya daripada Allah dan Rasulnya. ” Sungguh terlalu ...”
Allah SWT. Menjelaskan Di dalam Al-Qur’an :
الله والرسول فاولئك مع الذين انعم الله عليهم من النبيين والصدقين  ومن يطع
والشهداء والصالحين وحسن اولئك رفيقا
Arinya :
 ”Dan barang siapa yang taat atau mencintai kepada Allah dan Rasulnya maka mereka akan bersama dengan orang-orang yang diberi nikmat yaitu para Nabi, Shadiqin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang yang shaleh dan sebaik-baik teman adalah mereka.”





Bapak, Ibu, Hadirin, Teman-temanku sekalian yang terhormat !

            Oleh sebab itu mari kita sama-sama tanamkan pada diri kita supaya kita betul-betul mencintai Allah dan mencintai Rasulnya.

            Mulai sekarang kita rubah haluan kita untuk betul-betul mencintai Allah dan Rasulnya, okyeeeee............?
Sebab kita hidup di muka bumi ini bukan untuk selamanya tapi sementara, sungguh tidak pantas jikalau kita menghianati akan cinta kepada Allah dan Rasulnya.


Akhirnya pada kesempatan ini kita sama-sama berdo’a agar kita bisa mencintai Allah dan Rasulnya dengan sepenuh hati, dan begitu juga mudah-mudahan Allah dan Rasulnya mencintai juga kepada kita.

 Mari sama-sama kita berdo’a !
”Ya, Allah masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang mencintaimu.
Ya, Allah berikanlah kepada kami sebuah jalan kebenaran dalam menghadapi gelombang kehidupan. Amiin !”


            Kiranya hanya ini yang bisa saya sampaikan, kalau ada kekurangannya itu adalah semata-mata dari saya. Dan jika ada kebenarannya itu semua datang  dari Allah SWT.

Akhirnya saya tutup pidato ini dengan sebuah pantun:
Jalan-jalan ke kota Palangkaraya
Ada orang naik sepeda
Kalau kita ingin bahagia
Cintailah Allah dan Rasulnya.

Akhirul kalam :

والله الموافيق الى اقوام الطاريق
بالله التوفيق والهداية والرضى والعناية
والسلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
           
















SUSUNAN ACARA LATIHAN MUHADARAH
ﺃﻠﺴﻼﻢﻋﻠﻳﻜﻢﻮﺭﺤﻤﺔﺍﷲﻮﺒﺭﻜﺎﺘﻪ
ﺍﻋﻭﺫﺒﷲﻣﻥﺍﻟﺸﻳﻃﺎﻥﺍﻟﺮﺠﻳﻡ. ﺒﺴﻡﺍﷲﺍﻟﺮﺤﻣﻥﺍﻟﺮﺤﻳﻡ
ﺍﻟﺤﻣﺪﷲ ﺮﺐﺍﻟﻌﺎﻟﻣﻳﻥ. ﻭﺍﻟﺼﻼﺓﻭﺍﻟﺴﻼﻡﻋﻟﻰﺍﺸﺮﻒﺍﻻﻨﺒﻳﺎءﻭﺍﻟﻣﺮﺴﻟﻳﻥ.ﺴﻳﺪﻨﺎﻮﻤﻮﻻﻨﺎﻤﺤﻤﺪ
ﻭﻋﻟﻰﺍﻟﻪﻭﺍﻟﺼﺤﺒﻪﺍﺠﻣﻌﻳﻥ. ﺍﻣﺎﺒﻌﺪ
Yang Ulun hormati Bapak Kepala  MIN Pembantanan atau yang mewakili
Yang Ulun hormati Bapak-bapak, Ibu Guru Pembina Mukhadarah MIN Pembantanan
Teman-temanku sekalian  yang tercinta.
Acara pembukaan latihan Mukhadarah kamis tanggal ............... bulan .............. tahun 2012 segera dimulai :
Acara yang pertama Pembukaan
Untuk membuka acara ini marilah kita bersama-sama mengucapkan Basmallah: (Bismillahirrahmanirrahim)
      Acara yang kedua pengajian ayat suci Al- qur’an
yang akan dibacakan oleh....................................dan sari tilawah oleh...................................kepada mereka dipersilahkan !
          Acara yang ketiga  pidato – pidato
Ø  Pidato yang pertama: yang akan disampaikan teman kita, oleh ............................................................ dari kelas  ............ kepadanya di persilahkan!
Ø  Pidato yang kedua: yang akan disampaikan teman kita, oleh .......................................................... dari kelas ..................... kepadanya di persilahkan !
Bapak-bapak, ibu-ibu serta teman-teman ku yang berbahagia
            Acara yang keempat  puisi-puisi
Ø  Puisi yang pertama :  yang akan disampaikan teman kita, oleh  .......................................... dari kelas ................ kepadanya di persilahkan !
Ø  Puisi yang kedua  :  yang akan disampaikan teman kita , oleh ............................................dari kelas ................ kepadanya di persilahkan !
Bapak-bapak, ibu-ibu serta teman-teman ku yang dirahmati oleh Allah
Acara yang kelima  Evaluasi-evaluasi :
Tentang kegiatan Muhadarah siang hari  ini,  baik susunan acara, pidato-pidato, dan puisi-puisi , yang akan disampaikan oleh Bapak / ibu ......................................... kepada beliau dengan hormat di persilahkan !
Bapak-bapak, ibu-ibu serta teman-teman ku yang tercinta
Acara yang keenam atau terakhir : Doa
Yang akan disampaikan teman kita oleh .............................................. dari  kelas ....................... kepadanya di persilahkan !
Dengan berakhirnya doa tadi, maka berakhirlah acara latihan Muhadarah pada siang hari ini  Akhir  kata:
ﻫﺪﺍﻨﺎﺍﷲﻭﺍﻳﺎﻜﻡﺍﺠﻣﻌﻳﻥ
ﻭﺍﻟﺴﻼﻡﻋﻟﻳﻜﻡﻭﺮﺤﻣﺔﺍﷲﻭﺒﺮﻜﺎﺗﻪ

BUKU PETUGAS
 LATIHAN MUHADARAH
















PENGAKUAN
OLEH : SEROJA MURNI


Tuhan
Di hamparan – Mu aku bersimpuh
Saat kering air mata

Tuhan aku takut
Aku takut perpisahan ini
Karena hadirku bersamanya
Yang kini masih menyala

Siapa yang mampu menghentikan
Lahar membakar
Siapa yang dapat melarang
Bocah bermain kejar – kejaran
Adakah yang ingin menjemput roh – roh
Yang sudah berlalu

Tuhan aku takut
Takut semua dengan semua yang ada
Aku takut terkurung mendung
Aku takut menggenggam tangannya
Tuhan aku takut pada dunia ini

Tuhan
Aku mengadu
Karena segalanya ada pada - Mu

  


No comments:

Post a Comment

Post a Comment